Menggunakan fitur Solver di Microsoft Excel untuk memecahkan masalah Riset Operasi dengan metode Simplex Linear Programming

Dalam suatu acara gathering dengan kawan-kawan dari Kementerian PU, PLN, Pertamina, Indocement, Indosat, dan Contromation Energy Services di MMT – ITS Sabtu lalu, saya berkesempatan mendengarkan ceramah inspiratif dari Prof. Dr. Ir. Budisantoso W., M.Eng.Sc. yang saat itu membawakan materi mengenai Analisa Sistem dan Keputusan.

Pada kesempatan itu, kami dikenalkan dengan sebuah permasalahan Riset Operasi dan diberikan ajian cara memecahkan masalah tersebut tahap demi tahap yang walaupun sebenarnya mudah, tapi banyak dari kami yang kewalahan juga mengikutinya. Terutama ketika di akhir pertemuan, Professor Budi memberikan kami oleh-oleh berupa 35 soal  yang harus bisa kami kerjakan di akhir pekan ini 😀

Tahan dulu hasrat untuk mengerjakan soal itu, temans! Saya masih mau membahas contoh soal dari Professor Budi, dengan fitur Solver di Microsoft Excel, mudah-mudahan bermanfaat, Aamiin.. Berikut persoalannya:

  1. Produk yang kita hasilkan ada dua, yaitu produk X dan Y.
  2. Profit per unit produk X adalah 23, dan produk Y adalah 32
  3. Tiap produk akan melalui tiga mesin untuk diproses, yaitu mesin  Cutting, Folding, dan Packaging. Dengan resource masing-masing mesin adalah: 2500, 2000, 500.
  4. Resource mesin Cutting, Folding, dan Packaging yang diperlukan untuk menghasilkan satu unit produk X adalah sebesar 10, 5, dan 1. Sedangkan untuk produk Y: 6, 10, 2.
  5. Untuk mendapatkan profit maksimum, berapakah jumlah produk X dan produk Y yang perlu dihasilkan?

Mari kita pecahkan masalah ini dengan menggunakan Microsoft Excel:

  1. Kita petakan dulu permasalahan di atas ke dalam Excel 😉

Excel 1

Coba resapi pemetaan di atas dengan membaca lagi permasalahannya.

Yang kita cari adalah nilai dalam sel yang berwarna merah, yaitu Total keuntungan maksimum, dengan mengubah nilai dalam sel berwarna kuning, yaitu jumlah produk yang ingin dihasilkan, dengan memperhatikan batasan resource yang ada di kolom B.

Jangan lupa aplikasikan rumus di sel-sel yang pada gambar di atas masih terisi angka 0:

  1. Kolom C, yang memantau jumlah persediaan yang digunakan .

C5=$D$2*D5+$E$2*E5

Aplikasikan ke bawah sampai C7.

  1. Baris 10, yang menampilkan profit masing-masing produk.

C10=D9*D2

Aplikasikan juga ke sel di sebelah kanannya.

  1. Totalkan profit di sel D11.
  2. Gunakan fitur “Solver” melalui menu Data – Data Analysis – Solver. Jika Anda tidak bias menemukannya, itu berarti fitur tersebut belum diaktifkan. Silahkan baca Cara mengaktifkan Data Analysis di Excel terlebih dahulu sebelum melanjutkan.

 solver

  1. Akan muncul dialog Solver Parameters, mari kita isikan parameternya:
    1. a.       Set Objective:

Isikan Set Objective dengan koordinat kolom Total profit yang ingin kita capai yang sebelumnya kita tandai dengan warna merah.

  1. b.      To:

Karena yang kita cari adalah profit maksimum, maka set To: Max.

  1. c.       By Changing Variable Cells:

Isikan dengan koordinat sel yang bisa dirubah untuk mencari keuntungan maksimal. Dalam hal ini, pilih sel yang ditandai warna kuning.

  1. d.      Subject to the Constraints:

Mari kita tambahkan batasan/constraint dengan menekan tombol Add.

Batasan dalam persoalan kita adalah batasan resources tiap mesin.

Isikan referensi sel sesuai dengan persoalan kita, bahwa resources yang digunakan tidak melebihi atau maksimal sama dengan resource yang tersedia. Lalu tekan OK.

Constraint

  1. e.      Select a Solving Method:

Untuk karakteristik persoalan linear seperti yang kita kerjakan saat ini, gunakan metode Simplex Linear Programming 😉

solver2

  1. Langkah selanjutnya adalah berdoa menurut kepercayaan masing-masing, lalu tekan tombol keramat dengan label “Solve”!
  2. Mari kita perhatikan hasilnya:

Excel 2

Hasil dari solver sudah terlihat di sel-sel yang berwarna kuning. Yang berarti untuk mendapatkan profit maksimum (sebesar 7700), harus dihasilkan produk X sebanyak 185.7142857 dan produk Y sebanyak 107.1428571 :)

Tetapi seperti yang diingatkan Professor Budi, apakah produk X dan Y yang kita hasilkan itu karakteristiknya seperti kecap? Atau seperti pesawat terbang yang mana jumlah produk pesawat terbang tidak mungkin berupa bilangan decimal semacam 107.1428571 😀

Mari kita coba sesuaikan lagi dengan merubah jumlah produk X menjadi 185 dan produk Y menjadi 107.

Excel 3

Terlihat bahwa keuntungan maksimal adalah 7679, dan juga masih terdapat sisa resource.

Demikian kawans, cara menggunakan fitur Solver di Microsoft Excel untuk menyelesaikan masalah-masalah yang berbau Riset Operasi. Masih banyak pengaturan/options yang dapat Anda coba pelajari. Misalnya option untuk menampilkan tahapan-tahapan iterasi dalam mencapai tujuan yang kita inginkan 😉 Selamat mencoba, sukses selalu untuk kita semua, Aamiin..

NB:
a. Jika tutorial ini masih membingungkan Anda, silahkan sampaikan melalui fasilitas komentar yang ada di bawah 😉

b. Jika tutorial ini Anda rasa bermanfaat, silahkan berbagi dengan kawan Anda yang lain supaya manfaatnya bertambah. Jangan lupa berkomentar ya 😉

c. Secangkir kopi, atau sejumput doa yang baik, maupun seucap surat Al-Fatihah akan sangat membahagiakan saya, dan saya berterima kasih kepada Anda, semoga hari Anda menyenangkan, Aamiin 😉

Published by

Kaito Kuroba, S.Kom.

@kaitou gemar menimba ilmu di mana saja dan dari siapa saja. Masih mencoba bertahan tinggal di Jakarta, Ibukota Indonesia. Alhamdulillaah walaupun saat ini sudah bukan PNS lagi, tapi tetap menjadi seorang IT Enthusiast yang terus mencoba menyebar manfaat bagi manusia yang lain.

18 thoughts on “Menggunakan fitur Solver di Microsoft Excel untuk memecahkan masalah Riset Operasi dengan metode Simplex Linear Programming”

  1. Cara mengaktifkan Solver: Ke menu File – Options – Add-Ins.
    Lalu pilih Analysis Toolpack, Tekan tombol Go di bawah, lalu ceklist Solver Add-In, lalu tekan OK.

    Silahkan cek di Menu Data, Bagian Data Analysis, harusnya sudah ada fitur Solver disitu 😉 Semoga bermanfaat, Aamiin..