10 Hal Ini Pasti Membuat Orang-Orang Terbaik Anda Pergi Meninggalkan Anda

quit

Berikut adalah 10 hal yang jika Anda lakukan, orang-orang terbaik Anda pasti akan berhenti bekerja untuk Anda:

10. Memperlakukan setiap orang dengan sama. Hal ini mungkin terdengar baik, tapi karyawan Anda tidak semua sama. Beberapa ada yang bernilai lebih karena mereka menghasilkan hasil yang lebih. Kuncinya adalah untuk tidak memperlakukan mereka sama, perlakukan mereka semua dengan adil.

9. Mentolerir orang yang biasa-biasa saja. Pemain kelas A tidak perlu atau bahkan tidak ingin bermain dengan sekelompok pemain kelas C.

8. Memiliki aturan yang bodoh. Maksudnya bukan anjuran untuk tidak memiliki aturan, tetapi maksudnya adalah, jangan sampai memiliki aturan bodoh. Karyawan hebat ingin memiliki pedoman dan arahan, tetapi mereka tidak ingin memiliki aturan yang bertentangan dengan proses yang mereka lakukan untuk menyelesaikan pekerjaan mereka, atau yang bertentangan dengan nilai-nilai penting perusahaan.

7. Tidak menghargai kinerja dan kontribusi yang luar biasa. Ingatlah dasar Psikologi – Anda perlu segera menghargai suatu perilaku, jika Anda menginginkan perilaku tersebut berulang kembali.

6. Tidak membolehkan

bersenang-senang di tempat kerja.
Dimana aturan tertulis yang mengatakan pekerjaan harus serius? Jika Anda menemukannya, cabik-cabik dan injak-injaklah karena gagasan bahwa pekerjaan tidak bisa menyenangkan sebenarnya kontraproduktif. Tempat kerja harus menyenangkan. Temukan cara untuk membuat pekerjaan dan/atau lingkungan kerja yang lebih santai dan menyenangkan dan Anda akan memiliki karyawan yang bahagia yang berharap untuk datang untuk bekerja setiap hari.

5. Tidak memberikan informasi kepada orang-orang Anda. Anda harus berkomunikasi tidak hanya mengenai hal yang baik-baik saja, tapi juga hal yang buruk dan yang jelek. Jika Anda tidak memberitahu mereka, rumorlah yang pasti akan memberitahu mereka.

4. Micromanage. Katakan kepada mereka apa yang Anda inginkan dan bagaimana Anda ingin itu diselesaikan. Jangan memberitahu mereka mengapa hal itu perlu dilakukan dan mengapa tugas mereka adalah penting. Jangan meminta masukan mereka tentang bagaimana hal itu bisa dilakukan dengan lebih baik.

3. Tidak mengembangkan strategi retensi karyawan. Retensi karyawan layak untuk mendapatkan perhatian Anda setiap hari. Buatlah daftar orang-orang yang Anda tidak ingin kehilangan dan, di samping setiap nama, tuliskan apa yang Anda lakukan atau akan lakukan untuk memastikan orang tersebut tetap terlibat dan tetap ada di kapal Anda.

2. Tidak melakukan wawancara retensi karyawan. Tunggu saja sampai karyawan hebat Anda berjalan keluar pintu dan melakukan wawancara meminta keluar untuk melihat apa yang bisa Anda lakukan secara berbeda sehingga mereka tidak akan pergi keluar mencari pekerjaan lain.

1. Membuat program onboarding yang membosankan. Karyawan baru paling mudah dipengaruhi selama 60 hari pertama di tempat kerja. Setiap bit informasi yang dikumpulkan selama ini akan memperkuat keputusan karyawan baru Anda (untuk mengambil pekerjaan) atau malah menyebabkan penyesalannya (hire’s remorse).

Penyebab terbesar dari penyesalan karyawan tersebut adalah program Orientasi/Pelatihan karyawan yang menakutkan. Sebagian besar tidak terorganisir dengan rapi, efisien, dan membosankan. Bagaimana Anda bisa mengharapkan keunggulan dari karyawan baru Anda jika program orientasi Anda adalah penggabungan ceroboh dari tugas-tugas paper yang tidak menarik, kebijakan dan prosedur yang membosankan, berjam-jam mengenai peraturan dan birokrasi?

Untuk memperkuat “buying decision” mereka, libatkanlah manajemen kunci pada hari pertama dan pastikan Anda memberikan orientasi dan memperkuat tiga pesan ini berulang-ulang:

A. Anda dengan hati-hati dipilih dan kami senang kau di sini;

B. Anda sekarang bagian dari organisasi yang hebat ;

C. Inilah sebabnya mengapa pekerjaan Anda sangat penting.

diterjemahkan ke bahasa Indonesia dari artikel berbahasa Inggris:
http://www.tlnt.com/2013/04/08/hiring-wisdom-top-10-ways-to-guarantee-your-best-people-will-quit/;
img src: http://l.yimg.com/ea/img/-/121011/exi_resign_360_187c31v-187c325.jpg
;

Umpan balik/komentar/pertanyaan sampaikan saja melalui kolom di bawah ini 😉 Thanks ^^

Published by

Kaito Kuroba, S.Kom.

@kaitou gemar menimba ilmu di mana saja dan dari siapa saja. Masih mencoba bertahan tinggal di Jakarta, Ibukota Indonesia. Alhamdulillaah walaupun saat ini sudah bukan PNS lagi, tapi tetap menjadi seorang IT Enthusiast yang terus mencoba menyebar manfaat bagi manusia yang lain.

Leave a Reply